Kamis, 13 Juni 2013

Keripik cakar ayam

Keripik cakar ayam


Keripik cakar ayam  adalah keripik yang terbuat dari kaki ayam yang digoreng dengan menggunakan tepung yang telah dibumbui. Biasanya rasanya adalah asin dengan aroma bawang yang gurih.


Rawon

Rawon
Rawon atau nasi rawon (karena selalu disajikan dengan nasi) adalah menu berupa sup daging dengan bumbu khas karena mengandung kluwek. Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (seperti Surabaya), dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerahSurakarta).
Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah,bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, serai, kunir, lombok, kluwek, garam, serta minyak nabati. Semua bahan ini (kecuali serai dan lengkuas) dihaluskan, lalu ditumis sampai harum. Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.
Rawon disajikan bersama nasi, dilengkapi dengan tauge kecil, daun bawang, kerupuk udang, daging sapi goreng (empal) dan sambal.

Di Daerah Jawa Timur banyak dijumpai penjual Rawon, terutama rawon Pasuruan banyak yang terkenal.


Nasi kuning

Nasi kuning
Nasi kuning  adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan danrempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas Indonesia.

Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan.


Nasi empal

Nasi empal


Nasi empal  adalah makanan khas Indonesia. Bahan utama makanan ini adalah daging empal. Ini adalah daging sapi yang dimasak dalam bumbu sehingga kering dan gurih. Daging ini biasanya disajikan dengan nasi hangat serta sambal. Nasi empal juga banyak dijual dalam bungkus daun pisang, yang memberi hidangan ini aroma tersendiri.




Empal gentong

Empal gentong
Empal gentong  adalah makanan khas masyarakat Cirebon, Jawa Barat. Makanan ini mirip dengan gulai (gule) dan dimasak menggunakan kayu bakar (pohon mangga) di dalam gentong (periuk tanah liat). Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal gentong berasal dari desa Battembat, kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.

Selain menggunakan kayu bakar dan gentong, makanan ini disajikan menggunakan kucai(Chlorella sorokiniana) dan sambal berupa cabai kering giling. Empal gentong dapat disajikan dengan nasi atau juga lontong. lontong menurut orang cirebon hanyalah beras yang dimasukan kedalam daun pisang yang sudah dibentuk silinder, tidak ada campuran lainnya, kemudian direbus selama 4 jam.


Donat Kampung

Donat Kampung 


Donat Kampung  adalah kue donat versi industri kecil atau rumah tangga yang lebih menunjukkan pada unsur-unsur lokal, baik dalam bahan, proses pembuatannya, maupun lokasi tempat penjualannya. Donat jenis ini biasa ditemui di kampung-kampung sebagai makanan rakyat. Umumnya bentuk donat kampung terbatas pada jenis donat yang ditaburi tepung gula atau meses (meises). Tekstur donat kampung agak padat dan gemuk sehingga cukup mengenyangkan.



Donat

Donat 
Donat (doughnuts atau donut) adalah penganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai,jelly, krim, dan custard.

Donat sama sekali berbeda dengan bagel, mulai dari bahan adonan, teknik pembuatan hingga cara menghidangkan, walaupun keduanya memiliki bentuk yang hampir sama.


Perkedel jagung

Perkedel jagung


Perkedel jagung  atau juga disebut bakwan adalah makanan yang dibuat dari jagung, terigu, telur ayam, dan digoreng. Makanan ini berasal dari Indonesia. Beberapa variasi menggunakan bawang daun, cabe merah, bawang merah, dan bawang putih. Perkedel jagung, di Manado, dimakan bersama sambal yang disebut dabu-dabu.


Bakwan Surabaya

Bakwan Surabaya
Bakwan Surabaya  adalah salah satu makanan khas Kota Surabaya. Makanan yang merupakan hasil asimilasi dengan makanan khas Tiongkok, bahan utamanya adalah daging sapi. Menu bakwan Surabaya biasanya adalah bakwan halus, bakwan kasar (mirip dengan baso urat Jakarta), siomaybasah, siomay goreng, tahu isi dan usus isi.
Penikmat makanan ini biasanya menyantap makanan dengan nasi putih. Saos tomat dan sambal bakwan mendampingi bakwan Surabaya yang disajikan panas dan biasanya ditaburi bawang goreng dan daun bawang.
Beberapa penjual bakwan Surabaya yang terkenal antara lain Bakwan Kapasari dan Bakwan Dempo.




Bakwan

Bakwan


Bakwan  adalah makanan gorengan yang terbuat dari sayuran dan tepung terigu yang lazim ditemukan di Indonesia.[1] Bakwan bisanya merujuk kepada kudapan gorengan sayur-sayuran yang biasa dijual oleh penjaja keliling gorengan. Bahannya terdiri dari taoge, irisankubis (kol) atau irisan wortel, dicampur dalam adonan tepung terigu dan digoreng dalam minyak goreng yang cukup banyak. Di Jawa Barat bakwan disebut 'bala-bala'. Bakwan mirip dengan masakan Jepang yasai tenpura (tempura sayur).


Pecak lele

Pecak lele 
Pecak lele  (atau lebih dikenal pecel lele) di Indonesia adalah nama sebuah makanan khas Jawa Tengah[1] yang terdiri dari ikan lele dan sambal (bumbu) pecak. Biasanya yang dimaksud adalah ikan lele yang digoreng kering dengan minyak lalu disajikan dengan sambal tomat dan lalapan. Lalapan biasa terdiri dari kemangi, kubis, mentimun, dan kacang panjang.

Pecak lele adalah sebuah makanan yang murah dan meriah. Makanan ini sangat digemari di Pulau Jawa sebagai alternatif masakan ayam, terutama ayam goreng. Di beberapa daerah memiliki julukan yang berbeda-beda, di jember biasanya disebut pecek lele, malang menyebutnya lalapan lele. Biasanya penyajian pecel lele ini seperti penyajian pada ikan gurami, nila dll. yaitu sambal khas dengan aroma terasi, sayur lalapan seperti kacang panjang, timun, kemangi. Warung pecel lele banyak berdiri di kota dan pinggir jalan dengan sebutan PKL, lesehan lalapan pecek lele dan dibeberapa kampus seperti di jawa banyak berdiri untuk melayani pelajar karena harganya tergolong murah.


Pecel

Pecel 


Pecel  merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia, khususnya seni kuliner Jawa yang berbahan dasar sayur-sayuran rebus yang dihidangkan dengan bumbu kacang. Hidangan pecel dapat dikategorikan sebagai hidangan salad tradisional Jawa dengan bumbu kacang.[1] Makanan ini juga mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan dalam bahan-bahan yang digunakan.


Gule petih

Gule petih 


Gule petih adalah masakan tradisional yang berasal dari Jepara.


Kerak telor

Kerak telor 


Kerak telor  adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah,kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.



Tahu Campur Lamongan

Tahu Campur Lamongan


Tahu campur adalah makanan yang berasal dari Lamongan dan terdiri atas sayuran berupa daun selada dan kecambah (toge) dipadukan dengan tahu,lontong, dan perkedel ketela pohon, bihun, serta daging sapi. Tahu campur disajikan dengan kuah yang telah dicampur dengan petis udang.


Tahu campur

Tahu campur 


Tahu campur adalah salah satu makanan khas Jawa Timur. Tahu campur terdiri dari sop daging sapi kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, taoge segar, selada air segar, mi kuning, dan kerupuk udang. Semua ini kemudian dicampurkan ke bumbu petis, bawang goreng, dan sambal. Masakan ini banyak dijual di warung kaki lima dengan label "Tahu Campur Lamongan".adalah salah satu makanan khas Jawa Timur. Tahu campur terdiri dari sop daging sapi kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, taoge segar, selada air segar, mi kuning, dan kerupuk udang. Semua ini kemudian dicampurkan ke bumbu petis, bawang goreng, dan sambal. Masakan ini banyak dijual di warung kaki lima dengan label "Tahu Campur Lamongan".